Tampilan Google+ dan Send Feedback (F:Google)
CALIFORNIA - Google+ kini sudah berjalan selama 4 bulan dan menurut salah satu pendiri Google Larry Page, saat ini jejaring sosial, Google+ sudah memiliki 40 juta pengguna.
Namun akhir-akhir ini, ada banyak pertanyaan yang diajukan tentang link 'Send Feedback' yang terdapat di sudut kanan bawah pada halaman Google+. Dave Cohen, pimpinan teknisi di Google+ foto, mencoba menerangkan tentang link tersebut secara rinci.
Berikut adalah lima penjelasan mengenai mengapa link tersebut dibuat, seperti dikutip International Business Times, Senin (7/11/2011), antara lain :
1. Semua tentang Feedback : Perlu diingat, feedback selalu dihitung dan tidak peduli seberapa besar atau seberapa kecil. Pengguna mungkin beranggapan setiap feedback yang dikirim ke Google+ akan diabaikan. Pada kenyataannya tidak seperti itu, masing-masing feedback akan dibaca, dihitung dan dikategorikan oleh manusia dan bukan mesin.
2. Feedback Screenshot : Pengguna mungkin ingin mengirim feedback tentang sesuatu yang tidak ada pada screenshot dan meninggalkannya tanpa diawasi. Dalam hal ini, pengguna cukup mengetik tentang hal tersebut dalam sebuah deskripsi dan tim pendukung Google akan menggolongkannya sesuai deskripsi.
3. Dukungan : Tim teknisi Google yang menerima laporan setiap pekan mengenai permasalahan pengguna, saran dan keluhan akan menampungnya dan masalah ini akan diprioritaskan serta ditangani oleh para teknisi secara langsung.
4. Polished Nature : Alat 'Send Feedback', yang berada di sudut kanan bawah, terlihat disempurnakan dan itu memungkinkan pengguna memilih bagian tertentu dari halaman yang sedang dibicarakan. Pada saat yang sama, pengguna dapat menyimpan data pribadinya jauh dari domain publik.
5. Perhitungan setiap Feedback : Lebih banyak pengguna mengirimkan feedback-nya, maka akan berpengaruh pada prioritas perbaikan pada Google+.
"Mungkin sulit dipercaya, tetapi kami memiliki puluhan hal yang harus dikerjakan pada waktu tertentu. Dengan feedback yang diberikan pengguna, tentunya kami akan memprioritaskan keluhan dan memperbaiki layanan Google+. Tim bahkan akan menunda memperbaharui fitur di Google+ dan lebih berkonsentrasi memperbaiki fitur yang sebelumnya sudah ada," simpul Cohen.